Kapolda Lampung Sebut Kasus Korupsi Gedung RSUD Pesawaran Rp 4,8 Miliar Kapolda Lampung Sebut Kasus Korupsi Gedung RSUD Pesawaran Rp 4,8 Miliar - Kabar Korupsi - Berita Aktual, Tajam & Terpercaya

Iklan

Kapolda Lampung Sebut Kasus Korupsi Gedung RSUD Pesawaran Rp 4,8 Miliar

KabarKorupsi.Com
Kamis, 16 Januari 2020, 04.10 WITA Last Updated 2020-01-16T03:10:46Z
Pidana Korupsi Proyek RSUD Pesawaran
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran Lampung, dengan tiga tersangka. (Foto Istimewa) 

LAMPUNG, KabarKorupsi.Com - Kasus korupsi pembangunan gedung dan kamar rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran Lampung. Disebutkan Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, merugikan negara Rp 4,8 miliar. Tiga tersangka telah dijebloskan ke penjara.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, kasus korupsi yang diperankan tiga tersangka tersebut, modusnya memainkan dana anggaran pembangunan gedung rawat inap lantai 2 dan 3 di RSUD Pesawaran.

Keterangan Pandra, terjadi penyelewengan yang dilakukan tiga tersangka dalam mengatur kegiatan lelang proyek. 
“Tiga tersangka mengarahkan kegiatan proyek hingga pelaksanaan pembangunan kepada rekanan,” kata Kombes Pandra dalam keterangan persnya, Rabu (15/01/2020).

Setelah melakukan arahan kegiatan lelang proyek, lanjut Pandra, tiga tersangka juga dijerat pada kegiatan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis kegiatan pembangunan. 

"Artinya, kegiatan pembangunan tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya yang tertera pada kontrak proyek." kata dia.

Tiga tersangka dalam kasus korupsi proyek gedung rawat inap lantai 2 dan lantai 3 RSUD Pesawaran tahun anggaran 2018, yakni RIP bin BAZ, TU bin NH, dan J bin SW.

"Berkas perkara tiga tersangka telah lengkap (P21), dan kasusnya telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama tiga tersangka dan barang bukti pada Rabu (15/01/2020)," kata Pandra, dikutip republika.
Pidana Korupsi Proyek RSUD Pesawaran
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran Lampung, dengan tiga tersangka. (Foto Istimewa) 

Polisi Temukan Peristiwa Pidana Korupsi di Proyek RSUD Pesawaran


Pandra mengungkapkan, berdasarkan fakta-fakta diperoleh, pengadaan pembangunan gedung rawat inap RSUD Pesawaran tahun anggaran 2018 tersebut dengan nilai kontrak Rp 33.812.145.000. Dari proyek tersebut, telah ditemukan peristiwa pidana diduga korupsi.

"Penggunaa barang sudah mengarahkan kegiatan pengadaan melalui jasa konsultasi perencanaan/pengawasan hingga pembangunan gedung rawat inap dengan cara mengkondisikan kegiatan lelang," jelasnya.

Kemudian, pembangunan gedung tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dalam rancangan anggaran biasaya, pada kontrak pekerjaan.

"Berdasarkan hasil investigasi BPK RI terdapat kerugian negara pada kontrak proyek tersebut sebesar Rp 4.896.116.264," katanya.

Lanjutnya, barang bukti yang diperoleh yakni uang tunai sebesar Rp 590 juta, empat unit telepon seluler, dokumen yang berkaitan dengan kegiatan pengadaan pembangunan gedung rawat inap.

"Ketiga tersangka, disangkakan Pasal 2 atau Pasal 3 Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 penjara," kata Pandra.

Editor: Redaksi
Halaman 1 2

Baca Juga

Komentar

Tampilkan

Berita Terkini

Berita Korupsi

+